CD-ROM
ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA SDR.G DENGAN GANGGUAN ISOLASI SOSIAL: MENARIK DIRI DI BANGSAL ARJUNA RSJD DR ARIF ZAINUDIN SURAKARTA (KTI 1255)
ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA Sdr. G DENGAN ISOLASI rnSOSIAL : MENARIK DIRI DI RUANG ARJUNA RUMAH SAKIT rnJIWA DAERAH dr.ARIF ZAINUDIN SURAKARTArnrnrnBagus Satria Nugraha¹_ Joko Tri Atmojo2_ Sri Sayekti Heni Sunaryanti3rnrnIsolasi sosial adalah suatu gangguan hubungan interpersonal yang terjadi akibat adannya kepribadian yang tidak fleksibel yang menimbulkan prilaku maladaptif dan mengganggu fungsi seseorang dalam hubungan sosial. (Trimeilia, 2011: 3)rn Pengkajian dilakukan pada tanggal 05 September 2017 pukul 09.35 WIB dengan identitas pasien: Nama pasien: Sdr.G, usia: 22 dengan diagnosa Isolasi sosial: menarik diri. Alasan pasien dibawa ke rumah sakit karena setelah pasien di marahi oleh ibunya pasien ketakutan, dirumah pasien berbicara sendiri dan tidak mau bergaul dengan orang lain, pasien memilih diam dan menarik diri. Diagnosa yang penulis tegakkan adalah isolasi sosial: menarik diri sebagai core problem atau masalah utama, HDR(Harga Diri Rendah) sebagai causa atau penyebab, dan RPK(Resiko Perilaku Sosial) sebagai effect atau akibat.rnIntervensi, implementasi dan evaluasi dilakukan secara komprehensif dan bekerjasama dengan tim medis seperti dokter. Kesimpulan masalah keperawatan jiwa yang ditegakkan teratasi sebagian, pasien sudah mau berkanalan dengan pasien lain namun kontak mata masih kurang karena asuhan keperawatan jiwa yang penulis lakukan hanya sesuai dengan jumlah strategi pelaksanaan yang telah dibuat. Saran bagi penulis yaitu harus lebih teliti dalam mengkaji permasalahan pasien, penulis dapat menjadikan studi dokumentasi asuhan keperawatan jiwa serta untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, bagi instansi pendidikan dapat menjadikan sebagai wacana dalam pengembangan ilmu keperawatan terutama kajian pada pasien gangguan isolasi sosial: menarik diri, bagi pembaca diharapkan menjadi pembelajaran dalam merawat dan mendampingi pasien dengan gangguan isolasi sosiai, bagi pasien diharapkan mampu mengatasi isolasi sosial dengan cara yang telah diajarkan, keluarga diharapkan dapat selalu mendampingi dan memberikan dukungan pada pasien dalam mengatasi isolasi sosial.rnrnKata kunci: Gangguan isolasi sosial: Menarik Diri, Harga Diri RendahrnMahasiswa STIKES Mamba’ul ‘Ulum SurakartarnDosen STIKES Mamba’ul ‘Ulum Surakarta (Pembimbing Pendamping)rnDosen STIKES Mamba’ul ‘Ulum Surakarta (Pembimbing Utama)rn
Tidak tersedia versi lain