CD-ROM
ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY.N DENGAN GANGGUAN SISTEM MUSKULOSKELEKTAL: FRAKTUR INTERTROCHANTER FEMUR DEXTRA DI RUANG ICU RUMAH SAKIT UMUM PKU MUHAMMADIYAH DELANGGU (KTI 1271)
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. N DENGAN GANGGUAN SISTEM MUSKULOSKELETAL: PRE OPERASI FRAKTUR INTERTROCHANTER FEMUR DEXTRA DI RUANG ICU RSU PKU MUHAMMADIYAH DELANGGU rn rnNur viqky riswantri1_ Karmadi 2 _Rejo 3 rn rnFraktur intertrokhanter adalah patah tulang yang bersifat ekstrakapsular dari femur dan memiliki prognosis yang baik dibandingkan fraktur intrakapsular, dimana risiko nekrosis avaskular lebih rendah (Helmi, 2012: 509). Asuhan Keperawatan dilakukan pada tanggal 10-13 April 2018 di Ruang ICU RSU PKU Muhammadiyah Delanggu. Nama pasien nama Ny. N, usia 72 tahun, jenis kelamin perempuan. Diagnosis medis fraktur intertrochanter femur dextra. Data yang diperoleh wajah pasien tampak menahan sakit. Pasien mengeluh nyeri dengan (P): saat bergerak, (Q): tajam, (R): paha kanan, (S): 8 (1-10), (T): hilang timbul. Diagnosis yang ditegakkan yaitu nyeri akut, gangguan mobilitas fisik dan resiko syok. Intervensi, implementasi dan evaluasi dilakukan secara komprehensif, mandiri dan bekerjasama dengan tim medis serta keluarga. Simpulan untuk diagnosa nyeri akut, gangguan mobilitas fisik belum teratasi, resiko syok tidak terjadi dan belum dilakukan tindakan pembedahan. rn rnKata kunci: sistem muskuloskeletal, fraktur intertrochanter femur, nyeri akut, resiko syok. rn 1Mahasiswa Stikes Mamba’ul ‘Ulum Surakarta 2Dosen Prodi Keperawatan Stikes Mamba’ul ‘Ulum Surakarta (Pembimbing Pendamping) 3Dosen Prodi Keperawatan Stikes Mamba’ul ‘Ulum Surakarta (Pembimbing Utama) rn ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. N DENGAN GANGGUAN SISTEM MUSKULOSKELETAL: PRE OPERASI FRAKTUR INTERTROCHANTER FEMUR DEXTRA DI RUANG ICU RSU PKU MUHAMMADIYAH DELANGGU rn rnNur viqky riswantri1_ Karmadi 2 _Rejo 3 rn rnFraktur intertrokhanter adalah patah tulang yang bersifat ekstrakapsular dari femur dan memiliki prognosis yang baik dibandingkan fraktur intrakapsular, dimana risiko nekrosis avaskular lebih rendah (Helmi, 2012: 509). Asuhan Keperawatan dilakukan pada tanggal 10-13 April 2018 di Ruang ICU RSU PKU Muhammadiyah Delanggu. Nama pasien nama Ny. N, usia 72 tahun, jenis kelamin perempuan. Diagnosis medis fraktur intertrochanter femur dextra. Data yang diperoleh wajah pasien tampak menahan sakit. Pasien mengeluh nyeri dengan (P): saat bergerak, (Q): tajam, (R): paha kanan, (S): 8 (1-10), (T): hilang timbul. Diagnosis yang ditegakkan yaitu nyeri akut, gangguan mobilitas fisik dan resiko syok. Intervensi, implementasi dan evaluasi dilakukan secara komprehensif, mandiri dan bekerjasama dengan tim medis serta keluarga. Simpulan untuk diagnosa nyeri akut, gangguan mobilitas fisik belum teratasi, resiko syok tidak terjadi dan belum dilakukan tindakan pembedahan. rn rnKata kunci: sistem muskuloskeletal, fraktur intertrochanter femur, nyeri akut, resiko syok. rn 1Mahasiswa Stikes Mamba’ul ‘Ulum Surakarta 2Dosen Prodi Keperawatan Stikes Mamba’ul ‘Ulum Surakarta (Pembimbing Pendamping) 3Dosen Prodi Keperawatan Stikes Mamba’ul ‘Ulum Surakarta (Pembimbing Utama) rn rn ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. N DENGAN GANGGUAN SISTEM MUSKULOSKELETAL: PRE OPERASI FRAKTUR INTERTROCHANTER FEMUR DEXTRA DI RUANG ICU RSU PKU MUHAMMADIYAH DELANGGU rn rnNur viqky riswantri1_ Karmadi 2 _Rejo 3 rn rnFraktur intertrokhanter adalah patah tulang yang bersifat ekstrakapsular dari femur dan memiliki prognosis yang baik dibandingkan fraktur intrakapsular, dimana risiko nekrosis avaskular lebih rendah (Helmi, 2012: 509). Asuhan Keperawatan dilakukan pada tanggal 10-13 April 2018 di Ruang ICU RSU PKU Muhammadiyah Delanggu. Nama pasien nama Ny. N, usia 72 tahun, jenis kelamin perempuan. Diagnosis medis fraktur intertrochanter femur dextra. Data yang diperoleh wajah pasien tampak menahan sakit. Pasien mengeluh nyeri dengan (P): saat bergerak, (Q): tajam, (R): paha kanan, (S): 8 (1-10), (T): hilang timbul. Diagnosis yang ditegakkan yaitu nyeri akut, gangguan mobilitas fisik dan resiko syok. Intervensi, implementasi dan evaluasi dilakukan secara komprehensif, mandiri dan bekerjasama dengan tim medis serta keluarga. Simpulan untuk diagnosa nyeri akut, gangguan mobilitas fisik belum teratasi, resiko syok tidak terjadi dan belum dilakukan tindakan pembedahan. rn rnKata kunci: sistem muskuloskeletal, fraktur intertrochanter femur, nyeri akut, resiko syok. rn 1Mahasiswa Stikes Mamba’ul ‘Ulum Surakarta 2Dosen Prodi Keperawatan Stikes Mamba’ul ‘Ulum Surakarta (Pembimbing Pendamping) 3Dosen Prodi Keperawatan Stikes Mamba’ul ‘Ulum Surakarta (Pembimbing Utama) rn rn
Tidak tersedia versi lain