CD-ROM
ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY.R DENGAN POST OPERASI HEMOROID DI RUANG CEMPAKA II RSUD KARANGANYAR (KTI 1274)
ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY.R DENGAN POST OPERASI HEMOROID DI RUANG CEMPAKA 2 RSUD KARANGANYAR rn rnCitra Pangistika¹_Aris Widiyanto²_Rejo³ rn rnHemoroid adalah pelebaran varises satu sekmen atau lebih pembuluh darah vena hemoroidales (bacon) pada poros usus dan anus yang disebabkan karena otot dan pembuluh darah sekitar anus/dubur kurang elastis sehingga cairan dapat terhambat dan membesar. Pengkajian dilakukan pada hari Rabu, 7 Maret 2018 jam 11.00 WIB di Ruang Cempaka II RSUD Karanganyar, Ny.R, umur 23 tahun, dengan diagnosa medis Hemoroid. Diagnosis yang penulis tegakkan adalah nyeri akut berhubungan dengan agen cidera fisik, hambatan mobilitas fisik berhubungan dengan keengganan memulai pergerakan, resiko konstipasi berhubungan dengan status puasa dan defekasi yang sangat nyeri Rencana tindakan yang penulis susun untuk mengatasi nyeri akut, hambatan mobilitas dan resiko infeksi yaitu pantau tanda-tanda vital, libatkan klien dan keluarga dalam proses keperawatan, beri lingkungan yang tenang dan nyaman, anjurkan periode istirahat, kolaborasi pemberian analgesik dan laksatif, dorong pasien mengkonsumsi cairan 2,5L setiap hari, Implementasi dilaksanakan selama 3 hari sesuai dengan intervensi yang penulis susun. Rencana tindakan dan evaluasi dilakukan secara komprehensif, mandiri dan bekerjasama dengan tim keperawatan, tim medis serta keluarga. rn rnKata kunci; Hemoroid, nyeri akut, hambatan mobilitas fisik, resiko infeksi. rn rn1. Mahasiswa Stikes Mamba’ul ‘ulum Surakarta. 2. Dosen Stikes Mamba’ul ‘ulum Surakarta (Pembimbing Pendamping). 3. Dosen Stikes Mamba’ul ‘ulum Surakarta (Pembimbing Utama). rn rn ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY.R DENGAN POST OPERASI HEMOROID DI RUANG CEMPAKA 2 RSUD KARANGANYAR rn rnCitra Pangistika¹_Aris Widiyanto²_Rejo³ rn rnHemoroid adalah pelebaran varises satu sekmen atau lebih pembuluh darah vena hemoroidales (bacon) pada poros usus dan anus yang disebabkan karena otot dan pembuluh darah sekitar anus/dubur kurang elastis sehingga cairan dapat terhambat dan membesar. Pengkajian dilakukan pada hari Rabu, 7 Maret 2018 jam 11.00 WIB di Ruang Cempaka II RSUD Karanganyar, Ny.R, umur 23 tahun, dengan diagnosa medis Hemoroid. Diagnosis yang penulis tegakkan adalah nyeri akut berhubungan dengan agen cidera fisik, hambatan mobilitas fisik berhubungan dengan keengganan memulai pergerakan, resiko konstipasi berhubungan dengan status puasa dan defekasi yang sangat nyeri Rencana tindakan yang penulis susun untuk mengatasi nyeri akut, hambatan mobilitas dan resiko infeksi yaitu pantau tanda-tanda vital, libatkan klien dan keluarga dalam proses keperawatan, beri lingkungan yang tenang dan nyaman, anjurkan periode istirahat, kolaborasi pemberian analgesik dan laksatif, dorong pasien mengkonsumsi cairan 2,5L setiap hari, Implementasi dilaksanakan selama 3 hari sesuai dengan intervensi yang penulis susun. Rencana tindakan dan evaluasi dilakukan secara komprehensif, mandiri dan bekerjasama dengan tim keperawatan, tim medis serta keluarga. rn rnKata kunci; Hemoroid, nyeri akut, hambatan mobilitas fisik, resiko infeksi. rn rn1. Mahasiswa Stikes Mamba’ul ‘ulum Surakarta. 2. Dosen Stikes Mamba’ul ‘ulum Surakarta (Pembimbing Pendamping). 3. Dosen Stikes Mamba’ul ‘ulum Surakarta (Pembimbing Utama). rn rn ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY.R DENGAN POST OPERASI HEMOROID DI RUANG CEMPAKA 2rn RSUD KARANGANYARrnrnCitra Pangistika¹_Aris Widiyanto²_Rejo³rnrnHemoroid adalah pelebaran varises satu sekmen atau lebih pembuluh darah vena hemoroidales (bacon) pada poros usus dan anus yang disebabkan karena otot dan pembuluh darah sekitar anus/dubur kurang elastis sehingga cairan dapat terhambat dan membesar.rnPengkajiandilakukanpadahari Rabu, 7 Maret 2018 jam 11.00 WIB di Ruang Cempaka II RSUD Karanganyar, Ny.R, umur 23 tahun,dengandiagnosa medisHemoroid.rnDiagnosis yang penulistegakkanadalah nyeri akut berhubungan dengan agen cidera fisik, hambatan mobilitas fisik berhubungan dengan keengganan memulai pergerakan, resiko konstipasi berhubungan dengan status puasa dan defekasi yang sangat nyeri rnRencana tindakan yang penulis susun untuk mengatasi nyeri akut, hambatan mobilitas dan resiko infeksi yaitu pantau tanda-tanda vital, libatkan klien dan keluarga dalam proses keperawatan, beri lingkungan yang tenang dan nyaman, anjurkan periode istirahat, kolaborasi pemberian analgesik dan laksatif, dorong pasien mengkonsumsi cairan 2,5L setiap hari, rnImplementasi dilaksanakan selama 3 hari sesuai dengan intervensi yang penulis susun.Rencana tindakan dan evaluasi dilakukan secara komprehensif, mandiri dan bekerjasama dengan tim keperawatan, tim medis serta keluarga.rnrnKata kunci;Hemoroid, nyeri akut, hambatan mobilitas fisik, resiko infeksi.rnrn1. Mahasiswa Stikes Mamba’ul ‘ulum Surakarta.rn2. Dosen Stikes Mamba’ul ‘ulum Surakarta(PembimbingPendamping).rn3. Dosen Stikes Mamba’ul ‘ulum Surakarta (Pembimbing Utama).rn
Tidak tersedia versi lain