Text
ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN.H DENGAN GANGGUAN MUSKULOSKELEKTAL: STENOSIS SPINAL POST LAMINECTOMI HARI KE 0 DI RUANG ICU RSUD DR.MOEWARDI SURAKARTA (KTI 971)
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn.H DENGAN GANGGUANrnMUSKULOSKELETAL : STENOSIS SPINAL POSTrnLAMINECTOMI HARI KE 0 DI RUANG ICUrnRSUD Dr. MOEWARDIrnSURAKARTArnSusi ambarwati1_Sri iswahyuni 2_Rejo3rnStenosis spinal adalah suatu penyempitan kanalis spinalis akibat hipertrofirnpada pergeseran suatu segmen tulang belakang ke arah depan. salah satu akibatrnjangka panjang degenerasi diskus dan osteoatritis adalah penyempitan kanalisrnspinalis akibat hipertrofi pada tepi diskus posterior dan sendi-sendi permukaan.rnHal ini lebih mungkin terjadi jika saluran tersebut selalu kecil danrnspondiliolistesis mengurangi diameter anteroposteriornya. Stenosis spinalrnmerupakan kondisi kelainan pada sistem musculoskeletal sehingga keterlambatanrnpenanganan mengakibatkan kelumpuhan dan kematian pada pasien.rnTempat dan waktu pelaksanaan Asuhan keperawatan di rumah sakit umumrnDR. Moewardi, dilaksanakan pada tanggal 2-5 maret 2015. Pengkajian biodatarnyaitu, Nama: Tn. H, umur: 53 tahun, diagnosa medis: stenosis spinal postrnlaminectomi, keluhan utama : pasien mengatakan nyeri dengan provoking (P):rnluka pasca bedah, terpasang fikasasi internal pada c 4-6, quality (Q) : nyerirnkemeng, region (R) : leher menjalar ke punggung, skala (S) : 6 (0-10), time (T):rnhilang timbul saat bergerak.rnDiagnosa keperawatan yang muncul adalah nyeri akut berhubungan denganrnkerusakan neuromuscular pasca bedah, resiko tinggi infeksi berhubungan denganrnport de entree luka pasca bedah, resiko tinggi kerusakan integritas kulitrnberhubungan dengan invasi sekunder (insisi, pembedahan), Intoleransi aktifitasrnberhubungan dengan hambatan mobilitas fisik.rnDalam melakukan asuhan keperawatan penulis kurang teliti danrnkomprehensif dalam pengkajian, pengumpulan data, penegakan diagnosa danrnpendokumentasian tetapi kekurangan tersebut sudah penulis bahas di dalam babrnpembahasan.rnKata kunci: laminectomi, stenosis spinal, nyeri, resiko infeksi, resiko tinggirnkerusakan integritas kulit, intoleransi aktivitasrn1. Mahasiswa Akper Mamba’ul ‘Ulum Surakartarn2. Dosen Akper Mamba’ul ‘Ulum Surakarta (Pembimbing Pendamping)rn3. Dosen Akper Mamba’ul ‘Ulum Surakarta (Pembimbing Utama)
Tidak tersedia versi lain