Text
ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY.S DENGAN GANGGUAN SISTEM PERSYARAFAN: HERNIA NUKLEUS PULPOSUS DI RUANG ANGGREK II RSUD DR.MOEWARDI SURAKARTA (KTI 970)
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. S DENGAN GANGGUANrnSISTEM PERSYARAFAN : HERNIA NUKLEUS PULPOSUSrnDI RUANG ANGGREK II RSUD Dr. MOEWARDIrnSURAKARTArnRahayu fitriana1_ Sri iswahyuni2 _ Rejo3rnHernia nukleus pulposus (HNP) adalah keadaan ketika nukleus pulposus keluar menonjol untuk kemudian menekan ke arah kanalis spinalis melalui anulus fibrosis yang robek (Muttaqin, 2008 : 192).rnAsuhan keperawatan dilakukan pada tanggal 22-24 April 2015, telah dilakukan pengkajian pada Ny. S, umur 50 tahun, perempuan. Di rawat di rumah sakit Dr.Moewardi surakarta dengan Hernia Nukleus Pulposus (HNP).rnDiagnosa yang penulis tegakkan adalah nyeri akut berhubungan dengan penjepitan syaraf, gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan kerusakan neuromaskuler, gangguan eliminasi (konstipasi) berhubungan dengan kurangnya aktifitas dan resiko gangguan integritas kulit berhubungan dengan tirah baring lama. Rencana tindakan yang penulis susun masalah pertama nyeri: observasi karakteristik nyeri, ajarkan teknik relaksasi (nafas dalam), ajarkan teknik distraksi, kolaborasi dengan dokter dalam pemberian analgetik, masalah kedua : observasi terhadap peningkatan kerusakan, kaji secara teratur kerusakan fungsi motorik, ajarkan klien untuk melakukan latihan gerak aktif, inspeksi kulit bagian distal setiap hari, pantau kulit dan membran mukosa terhadap iritasi, kemerahan atau lecet, kolaborasi dengan ahli fisioterapi untuk latihan fisik klien, masalah ketiga : auskultasi bising usus, catat lokasi dan karakteristik,catat frekuensi karakteristik dan banyaknya tinja, anjurkan untuk makan tinggi serat dan makan buah buahan, masalah yang keempat : melakukan latihan rom dn mobilisasi, ubah posisi klien setiap 2 jam sekali, bersihkan dan keringkan kulit, jagalah linen tetap keringrnTindakan yang penulis lakukan mulai 22-24 April 2015 sesuai dengan rencana yang telah disusun. Evaluasi dilakukan tanggal 25 April 2015, diagnosa keperawatan teratasi sebagian adalah nyari akut, gangguan mobilitas fisik dan gangguan eliminasi. Diagnosa yang teratasi adalah resiko gangguan integritas kulit.rnKata kunci : nyeri, gangguan mobilitas, gangguan eliminasi (konstipasi), gangguan integritas kulitrn1. Mahasiswa Akademi Keperawatan Mamba’ul ‘Ulum Surakartarn2. Dosen Akper Mamba’ul Ulum Surakarta (Pembimbing Pendamping)rn3. Dosen Akper Mamba’ul Ulum Surakarta (Pembimbing Utama)
Tidak tersedia versi lain