CD-ROM
ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY.D DENGAN POST SEKSIO SESAREA HARI PERTAMA ATAS INDIKASI SERONITUS DAN KETUBAN PECAH DINI DI RUANG BOUGENVILLE RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SUKOHARJO (KTI 1034)
ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY.D DENGAN POST SEKSIOrnSESAREA HARI PERTAMA ATAS INDIKASI SEROTINUS DANrnKETUBAN PECAH DINI DI RUANG BOUGENVILLErnRUMAH SAKIT UMUM DAERAHrnSUKOHARJOrnRetno Anggraeni1_ Sri Sayekti Heni Sunaryanti2_Mahrifatulhijjah3rnSeksio sesarea adalah melahirkan janin melalui pembedahan abdomen.rnSerotinus adalah kehamilan lewat bulan serta ketuban pecah dini adalah pecahnyarnair ketuban sebelum terjadinya persalinan.rnData subyektif didapatkan pasien mengeluh nyeri, ada luka, belumrnmengetahui tentang perawatan payudara. Data obyektif didapatkan pasien nampakrnmeringis kesakitan, luka tidak rembes dan bersih,pasien belum mengetahuirntentang cara perawatan payudara dan tampak bingung.rnMasalah keperawatan yang penulis tegakkan ada 3 yaitu nyeri akutrnberhubungan dengan terputusnya kontinuitas jaringan, resiko tinggi infeksirnberhubungan dengan kode entri kuman patogen, kurangnya pengetahuanrnperawatan payudara berhubungan dengan kurangnya informasi . Rencanarntindakan yang penulis susun masalah pertama nyeri akut : observasi tanda vitalrndan keadaan umum, observasi skala nyeri, mengajarkan tekhnik relaksasi,rnkolaborasi dalam pemberian analgetik; masalah kedua resiko tinggi infeksi :rnobservasi luka dan tanda infeksi, lakukan perawatan luka, kolaborasi pemberianrnantibiotik; masalah ketiga kurang pengetahuan perawatan payudara : kajirnpengetahuan menyusui, demonstrasikan tekhnik menyusui, anjurkan untukrnmelakukan kompres hangat.rnTindakan keperawatan dilakukan selama 3 hari mulai tanggal 17-19rnDesember 2014. Evaluasi dari asuhan keperawatan pada Ny. D yang penulisrntemukan dari tiga diagnosa satu diagnosa yang teratasi keseluruhan. Diharapkanrndengan adanya karya tulis ini dapat dijadikan panduan dalam pendokumentasianrndan studi kasus selanjutnya.rnKata Kunci : seksio sesarea, serotinus, ketuban pecah dini, nyeri akut, resikorntinggi infeksi, kurang pengetahuan perawatan payudararn1. Mahasiswa Akper Mamba‟ul „Ulum Surakartarn2. Dosen Akper Mamba‟ul „Ulum Surakarta ( Pembimbing Utama)rn3. Dosen Akper Mamba‟ul „Ulum Surakarta ( Pembimbing Pendamping)
Tidak tersedia versi lain