CD-ROM
ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY.J DENGAN POST APENDISITIS (APP) HARI KE 1 DI BANGSAL CEMPAKA RSUD SUKOHARJO (KTI 961)
ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. “J” DENGAN POST APENDISITIS (APP)rnHARI KE 1 DI BANGSAL CEMPAKA RSUD SUKOHARJOrnBandun Rudy Adi Irawan1 _Titik Anggraeni2_Rejo3rnIntisarirnApendisitis adalah inflamasi pada apendiks yang dapat terjadi karenarnobstruksi apendiks oleh feses atau akibat terpuntirnya apendiks dan pembuluhrndarahnya. Dengan prevalensi kesakitan di Indonesia cukup besar jumlahnya.rnAsuhan Keperawatan dilakukan pada tanggal 8 April 2015 jam 8.00 WIB, telahrndilakukan pengkajian pada Ny. J, umur 74 tahun, perempuan. Dirawat di RSUDrnSukoharjo dengan diagnosa medis Apendisitis.rnMasalah yang penulis tegakkan adalah Nyeri akut berhubungan denganrnagen injuri fisik ( luka insisi bedah) do: pasien mengatakan nyeri P : saatrnbergerak/bangun, Q: di tusuk-tusuk, R: perut bagian bawah, S: 5(0-5), T: hilangrntimbul, ds: pasien tampak menahan nyeri, tampak luka post operasi di perut ttv :rntd : 140/80mmhg, n: 88x/mnt, s: 36.1 , r: 20x/mnt. Risiko tinggi infeksirnberhubungan dengan tindakan invasive(insisi post pembedahan) do: - , ds: td :rn140/80mmhg, n: 88x/mnt, s:36.1 , r: 20x/mnt, tampak luka post operasi di perut,rnleukosit 9.8. Deficit self care berhubungan dengan kelemahan fisik do: pasienrnmengatakan mandi 1x/hr disibin ganti baju 1x/hr, pasien mengatakan lemas semuarnaktivitas di bantu keluarga, ds: : pasien tampak mandi disibin, pasien tampakrnganti baju 1x/hr, gigi kotor, Pasien tampak lemas.rnRencana tindakan yang penulis susun untuk permasalahan nyeri akutrnadalah kaji nyeri, catat lokasi, karakteristik, beratnya (skala 0-10), pertahankanrnistirahat dengan posisi semi fowler, dorong ambulansi dini, ajari teknik relaksasi,rnkolaborasi dengan dokter. Intervensi untuk resiko tinggi infeksi adalah observasirntanda-tanda vital, lakukan hand hygien, lihat insisi dan balutan, batasi pengunjungrnkolaborasi dengan dokter. Intervensi untuk deficit self care adalah kajirnmembrane mukosa oral dan kebersihan tubuh setiap hari, kaji kondisi kulit saatrnmandi, pantau adanya perubahan kemampuan fungsi, ajarkan klien metodernalternatif untuk mandi dan higine oral.rnTindakan yang penulis lakukan mulai tanggal 8 April 2015 sampairndengan 10 April 2014 sesuai dengan rencana yang telah disusun. Evaluasirndilakukan tanggal 10 April 2015. Evaluasi dari semua masalah teratasi karenarnpasien kooperatif namun tetap dilakukan observasi.rnKata kunci: Apendisitis, Nyeri akut, Resiko tinggi infeksi, dan Defisit self carern1. Mahasiswa Akademi Keperawatan Mamba’ul Ulum Surakartarn2. Dosen Akper Mamba’ul Ulum Surakarta (Pembimbing Pendamping)rn3. Dosen Akper Mamba’ul Ulum Surakarta (Pembimbing Utama)
Tidak tersedia versi lain