CD-ROM
ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN.P DENGAN GANGGUAN SISTEM INTEGUMEN: COMBUSTIO LISTRIK GRADE II 10% DI RUANG TULIP IGD RSUD DR.MOEWARDI SURAKARTA (KTI 966)
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. P DENGAN GANGGUAN SISTEM INTEGUMEN: COMBUSTIO LISTRIK GRADE II 10%rnDI RUANG TULIP IGD RSUD Dr. MOEWARDIrnSURAKARTArnAsrofi Choirul Meycandra1_ Titik Anggraeni 2_ Rejo3rnCombustio adalah luka yang disebabkan oleh kontak langsung/tak langsung dengan suhu tinggi seperti api, air panas, listrik, bahan kimia dan radiasi.rnAsuhan keperawatan pada Tn. P umur 51 tahun, dilakukan di ruang Tulip IGD RSUD Dr. MOEWARDI Surakarta pada tanggal 6 April 2015 sampai dengan tanggal 8 April 2015. Diagnosa medis Combustio Listrik Grade II 10%.rnData yang diperoleh yaitu pasien mengatakan nyeri, P: combustio, Q: perih, R: jari tangan kiri, lengan tangan kanan, dada kanan, kedua kaki, S: 6 (0-10), T: terus menerus. Pasien mengatakan dilakukan operasi debridement pada tanggal 3 April 2015 jam 16.30. Pasien tampak meringis menahan sakit, terdapat luka bakar tertutup kassa, TTV: TD 110/80 mmHg, N 78 x/menit, RR 18x/menit, S 36,40C, Leukosit 11 ribu/ul. Masalah keperawatannya yaitu nyeri akut, kerusakan integritas kulit dan risiko tinggi infeksi. Intervensinya yaitu observasi nyeri PQRST, catat ukuran, warna, kedalaman luka, bagian yang luka dan tidak luka serta tanda infeksi yang ada. Beri posisi nyaman, perawatan luka yang tepat dan perawatan infus serta DC. Ajarkan tehnik relaksasi dan distraksi. Edukasi mengenal dan mengurangi rasa nyeri serta cara merawat luka yang benar. Anjurkan memakai baju/celana longgar dan makan makanan tinggi protein. Kolaborasi pemberian analgesik dan antibiotik sesuai indikasi. Implementasi dilakukan penulis dalam mengatasi masalah yang muncul sudah sesuai dengan intervensi yang telah disusun.rnSimpulan semua masalah keperawatan teratasi sebagian karena asuhan keperawatan yang penulis lakukan hanya sesuai batas minimal waktu yang ditetapkan, tidak sampai dengan pasien pulang dan waktu jaga penulis yang terbatas.rnKata kunci: combustio, nyeri, integritas kulit, risiko infeksi.rn1 Mahasiswa Akper Mamba‟ul „Ulum Surakartarn2 Dosen Akper Mamba‟ul „Ulum Surakarta (Pembimbing Pendamping)rn3 Dosen Akper Mamba‟ul „Ulum Surakarta (Pembimbing Utama)
Tidak tersedia versi lain