Text
ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN.S DENGAN GANGGUAN SISTEM PENCERNAAN POST OPERASI HARI KE 2 KOLELITIASIS DI RUANG MELATI III RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR.MOEWARDI SURAKARTA (KTI 870)
IntisarirnrnASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. S DENGAN GANGGUAN SISTEM PENCERNAAN : POST OPERASI HARI KE 2rn KOLELITIASIS DI RUANG MELATI III rnRUMAH SAKIT UMUM DAERAH rnDr. MOEWARDI SURAKARTArnrnDyah Tri Utami1_Karmadi2_Sri Iswahyuni3rnrnPasein dengan post operasi kolelitiasis data yang diperoleh di ruang Melati III RSUD dr. Moewardi Surakarta sejak Juni 2013 sampai april 2014 terdapat 11 kasus. Angka itu menunjukan bahwa pentingnya pencegahan dan penyembuhan dengan perawatan yang tepat merupakan tindakan utama dalam mencegah komplikasi yang lebih fatal. Kolelitiasis adalah adanya batu yang terdapat di dalam kandung empedu atau saluran empedu (duktus koledokus) atau keduanya. Perkembangan batu dapat tetap asimtomatik selama beberapa dekade. Migrasi dari batu empedu dapat mengakibatkan okulasi dari saluran empedu dan penkreas menyebabkan rasa sakit (kolik bilier) dan menghasilkan komplikasi akut.rnPengkajian dilakukan pada tanggal 26 Maret 2014 di ruang Melati III RSUD dr Moewardi penulis menemukan data fokus yaitu data subyektif pasien mengatakan nyeri pada daerah luka post operasi Provoking (P): luka post operasi kolelitiasis, Quality (Q): nyeri seperti di tusuk–tusuk, Region (R): perut kuadran kanan atas, Scala (S): 6, Time (T): terus menerus. Pasien mengatakan nyeri pada daerah luka post. Pasien mengatakan geraknya terbatas. Pasien mengatakan cemas dengan keadaan luka post operasi.rnMasalah yang ditemukan penulis pada Tn. S adalah nyeri akut, resiko infeksi, intoleransi aktifitas, kurang pengetahuan tentang kondisi, prognosis, pengobatan. Intervensi yang telah penulis susun sesuai dengan masalah nyeri dilakukan ajarkan tekhnik relaksasi dan distraksi, resiko tinggi infeksi dilakukan perawatan luka, intoleransi aktifitas dilakukan membantu gerak aktif atau pasif, kurang pengetahuan dilakukan observasi tingkat pengetahuan pasien. rnEvaluasi yang dilakukan dengan hasil nyeri belum teratasi, skala nyeri 3, tidak ada tanda-tanda infeksi, aktifitas pasien dilakukan secara mandiri, pasien sudah mengerti tentang penyakitnya.rnrnKata kunci: post operasi kolelitiasis, nyeri rnrn1. Mahasiswa Akper Mamba’ul ‘Ulum Surakartarn2. Dosen Akper Mamba’ul ‘Ulum Surakarta ( Pembimbing Pendamping )rn3. Dosen Akper Mamba’ul ‘Ulum Surakarta ( Pembimbing Utama )rn
Tidak tersedia versi lain