Text
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. P GANGGUAN PERSEPSI SENSORI : HALUSINASI PENDENGARAN DI BANGSALrnDEWI KUNTI RUMAH SAKIT JIWA DAERAHrnSURAKARTA (KTI 908)
Intisari rnASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. P GANGGUAN PERSEPSI SENSORI HALUSINASI PENDENGARAN DI BANGSAL rnDEWI KUNTI RUMAH SAKIT JIWA DAERAH rnSURAKARTArnVera Yulianti1Joko Triatmojo2Sri Sayekti Heni Sunaryanti3rnrnHalusinasi pendengaran adalah paling sering dijumpai dapat berupa bunyi mendengarkan atau suatu bising yang tidak mempunyai arti, tetapi lebih sering terdengar sebagai sebuah kata atau kalimat yang bermakna. Biasanya suara tersebut ditujukan pada penderita sehingga tidak jarang penderita bertengkar dan berdekat dengan suara-suara tersebut (Damaiyanti,2012:55) Dari hasil laporan kegiatan instalasi rawat inap Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta bulan Oktober didapatkan jumlah pasien jiwa dengan gangguan halusinasi ada 3692 pasien. Jumlah ini merupakan jumlah terbanyak dari pada gangguan jiwa yang lainnya (Rekam Medis RSJD Surakarta, 2013).rn Asuhan keperawatan pada Ny.P, 73 tahun, dilakukan di ruang Dewi Kunti Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta, pada tanggal 01 - 03 Okotober 2013. Ditemukan Data subyektif: klien mengatakan sering mendengarkan suara-suara yang membisikan dia, Data obyektif: klien mengatakan tidak suka bicara dengan teman sesama pasien klien lebih suka dikamar. Diagnosa keperawatan utama. Gangguan persepsi sensori halusinasi pendengaran.rn Intervensi keperawatan pada Ny. P yang dilakukan penulis untuk mengatasi halusinasi pendengaran sebagai berikut: interaksi pertama membina hubungan saling percaya, mengidentifikasi penyebab halusinasi pendengaran, mengidentifikasi tanda dan gejala halusinasi pendengaran , mengidentifikasi halusinasi pendengaran yang biasa dilakukan, mengidentifikasi akibat halusinasi pendengaran, mendemostrasikan cara fisik I (menghardik halusinasi), mendemostrasikan cara fisik II (bercakap-cakap), mendemonstarasikan cara fisik III (jadwal kegiatan yang sudah di jadwal). Mendemonstrasikan cara fisik IV mengikuti TAK: stimulasi persepsi, mendapat dukungan keluarga dalam melakukan cara pencegahan halusinasi pendengaran.rn Untuk implementasi dan evaluasi penulis sudah melakukan Strategi Pelaksanaan (SP I sampai dengan SP IV) tanggal 01 – 03 Okotober 2013 dengan hasil masalah teratasi sedangkan untuk strategi pelaksanaan keluarga dan resiko menciderai diri sendiri, orang lain dan lingkungan serta halusinasi pendengaran penulis delegasikan ke perawat ruangan.rnrnrnKata kunci: gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaranrn rn1Mahasiswa Akper Mamba’ul‘Ulum Surakartarn2Dosen Akper Mamba’ul‘Ulum Surakarta (Pembimbing Pendamping)rn3Dosen Akper Mamba’ul‘Ulum Surakarta (Pembimbing Utama)rn
Tidak tersedia versi lain