Text
ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN.S DENGAN HARGA DIRI RENDAH KRONIS DI RUANG ARJUNA RUMAH SAKIT JIWA DAERAH SURAKARTA (KTI 914)
INTISARIrnASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. A DENGAN HARGA DIRI RENDAH DI RUANG ARJUNA RUMAH SAKIT JIWA DAERAH SURAKARTArnEva Nurpujianti _Joko Triatmojo _Sri Sayekti Heni Sunaryanti rnrnHarga diri rendah adalah evaluasi diri atau perasaan tentang diri atau kemampuan diri yang negatif dan dipertahankan dalam waktu yang lama (Direja, 2011 : 142). 15% dari semua pasien rawat inap psikiatri memiliki diagnosis utama gangguan kepribadian. 40% - 45% dari pasien dengan diagnosis utama gangguan jiwa mayor dan ganguan kepribadian/konsep diri : harga diri rendah 30% - 50% (Videbeck, 2008 : 487).rnBerdasarkan uraian diatas, penulis tertarik untuk memahami lebih mendalam tentang gangguan konsep diri : harga diri rendah. Sehingga penulis mengambil Karya Tulis Ilmiah dengan judul : “Asuhan Keperawatan Jiwa pada Tn. A dengan gangguan konsep diri : harga diri rendah di ruang Arjuna Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta”. Asuhan keperawatan dilakukan pada tanggal 16-18 September 2013 di Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta pada Tuan A (36 tahun) dengan masalah utama harga diri rendah. Setelah dilakukan pengkajian ditemukan DS : klien mengatakan tidak berguna karena pasien tidak memiliki pekerjaan, klien mengatakan merasa bersalah karena sudah membanting-banting barang, klien mengatakan sering menyediri, klien merasa malu karena sudah 2 x masuk RSJ dan DO : bicara lambat, nada suara lemah, klien tampak lesu, murung dan sedih, klien tampak kontak mata berkurang, klien tampak acuh dan tampak menyendiri di tempat tidur sajarnMasalah keperawatan yang muncul adalah Harga Diri Rendah (masalah utama), Isolasi Sosial (akibat) dan koping individu tidak efektif (penyebab). Setelah diperoleh diagnosa tersebut penulis membuat intervensi untuk mengatasinya. Penulis juga baru melakukan tindakan keperawatan selama 2 kali pertemuan sesuai dengan intervensi. Sebagian intervensi yang dibuat belum dilaksanakan karena keterbatasan waktu penulis.rnDalam implementasi dan evaluasi pada masalah harga diri rendah, klien sudah mampu melakukan latihan 2 kemampuan, untuk 2 kemampuan yang lain dan SP keluarga belum dilaksanakan. Penulis juga belum melakukan implementasi pada diagnosa isolasi sosial dan koping individu tidak efektif oleh karena itu penulis delegasikan ke perawat ruangan.rnrnKata kunci: Harga Diri Rendahrn rn
Tidak tersedia versi lain