CD-ROM
GAMBARAN SIKAP MASYARAKAT TENTANG PENYAKIT HIV / AIDS DI DUKUH BENERAN RT.05. RW.1 KLARI KARANGGEDE BOYOLALI TAHUN 2012 (KTI 734)
ABSTRAKrnGAMBARAN SIKAP MASYARAKAT TENTANG PENYAKIT rnHIV / AIDS DI DUKUH BENERAN RT.05. RW.1rnKLARI KARANGGEDE BOYOLALI rnTAHUN 2012rnrn1) Farida Aryanti 2) Etik Sulistyorini, SST. 3) Santi Dewi, SST., M.KesrnrnSepuluh provinsi dengan jumlah kumulatif kasus AIDS terbanyak pada tahun 2011 yaitu DKI Jakarta (1122 kasus), Papua (601), Jawa Timur (520), Jawa Tengah (412), Bali (370), Jawa Barat (211), Kalimantan Barat (150), Sulawesi Selatan (129), Riau (99), dan Nusa Tenggara Barat (77). Beberapa pendapat yang perlu dibenahi dalam masyarakat yakni ”orang- orang yang terjangkit HIV/AIDS dianggap aib karena mereka hidup dengan tidak benar, melanggar norma-norma masyarakat, melakukan hubungan seks dengan orang yang bukan pasangan hidupnya, pengguna obat jarum suntik dan merupakan hukuman Tuhan”. Penulis mengambil judul Gambaran Sikap Masyarakat Tentang Penyakit HIV/AIDS di Dukuh Beneran RT. 05/RW. 01 Klari, Karanggede, Boyolali Tahun 2012 dengan alasan bahwa di Desa Klari sudah terdapat 3 kasus penderita HIV/AIDS, gimana sebagian besar masyarakat menganggap penyakit HIV/AIDS adalah penyakit karena perilaku seks yang buruk dan dapat menularkan ke orang lain. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran sikap masyarakat terhadap penyakit HIV/AIDS di Dukuh Beneran RT 05/ RW I Klari Karanggede Boyolali Tahun 2012.rnPenelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif, dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang tinggal di Dukuh Beneran Rt05/RWI Klari Karanggede Boyolali pada bulan Juni 2012 sejumlah 90 orang, tehnik sampling purposive sampling sehingga ditemukan sampel sebanyak 73 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisa data disajikan dalam distribusi frekuensi.rnHasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik responden paling dominan responden pada usia antara 41-45, 46-50 dan 56-60 yaitu masing-masing sebanyak 11 responden (15,1%), berpendidikan sekolah menengah pertama (SMP), yaitu 24 responden (32,9%), bekerja sebagai petani, yaitu 31 responden (42,5%). Sikap masyarakat tentang penyakit HIV/AIDS paling dominan responden memiliki sikap cukup yaitu 46 responden (63,0%) dan paling sedikit responden memiliki sikap baik yaitu 12 responden (16,5%). Sikap berdasarkan pencegahan paling dominan cukup yaitu sebanyak 45 responden (61,6%), berdasarkan penularan paling dominan cukup yaitu 50 responden (68,5%), berdasarkan pengobatan paling dominan cukup yaitu 49 responden (67,1%).rnKesimpulan penelitian ini adalah sikap masyarakat tentang penyakit HIV/AIDS paling dominan responden memiliki sikap cukup.rnrnKata kunci : Sikap, Masyarakat, HIV/AIDSrn1) Penelitirn2) Dosen Pembimbing 1rn3) Dosen Pembimbing 2rn
Tidak tersedia versi lain