CD-ROM
TINGKAT PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG TANDA-TANDA BAHAYA BAYI BARU LAHIR DI RUMAH BERSALIN WAHYU MULIA MASARAN SRAGEN TAHUN 2012 (KTI 803)
ABSTRAKrnTINGKAT PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG TANDA-TANDArnBAHAYA BAYI BARU LAHIR DI RUMAH BERSALIN WAHYUrnMULIA MASARAN SRAGEN TAHUN 2012rnMarliana Dwi Lestari1 Lilik Hanifah, SST.2 dr. Pujaka3rnDepartemen kesehatan (Depkes) mengungkapkan rata-rata per tahunrnterdapat 401 bayi baru lahir di Indonesia meninggal dunia sebelum umurnyarngenap 1 tahun dan bayi baru lahir (bayi baru lahir) merupakan penyumbangrnkematian yang terbesar pada tingginya angka kematian balita. Tujuan darirnpenelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu nifas tentang tanda-tandarnbahaya bayi baru lahir di Rumah Bersalin Wahyu Mulia Masaran Sragen bulanrnJuni 2012.rnMetode penelitian penelitian yang digunakan adalah deskriptif denganrnpendekatan cross sectional, subyek penelitian adalah semua ibu nifas di RumahrnBersalin Wahyu Mulia Masaran Sragen pada bulan Juni 2012, yang berjumlah 35rnresponden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner, dan menggunakanrnanalisa data univariat yang disajikan dalam tabel distribusi frekuensi.rnHasil menunjukkan pengetahuan ibu nifas tentang tanda-tanda bahaya bayirnbaru lahir di Rumah Bersalin Wahyu Mulia Masaran Sragen pada bulan Juni 2012rndalam kategori cukup sebanyak 24 responden (68,57%), baik sebanyak 6rnresponden (17,14%), dan kurang 5 responden (14,29%). Kesimpulannya bahwarnpengetahuan ibu nifas tentang tanda-tanda bahaya bayi baru lahir di RumahrnBersalin Wahyu Mulia Masaran Sragen pada bulan Juni 2012 mayoritas dalamrnkategori cukup.rnKata kunci: pengetahuan, bayi baru lahir, tanda-tanda bahaya bayi barurnlahirrn1penulisrn2pembimbing Irn3pembimbing II
Tidak tersedia versi lain