Text
Pengaruh terapi pijat refleksi kaki pada Ny.S dengan ktidakefektifan perfusi jaringan perifer akibat gangguan kardiovaskular hipertensi di Bangsal Mawar 2 RSUD Karanganyar
PENGARUH TERAPI PIJAT REFLEKSI KAKI PADA Ny. S DENGAN
KETIDAKEFEKTIFAN PERFUSI JARINGAN PERIFER AKIBAT
GANGGUAN KARDIOVASKULAR HIPERTENSI
DI BANGSAL MAWAR 2 RSUD
KARANGANYAR
Auliya Sa’adah1_Joko Tri Atmojo2_Sri iswahyuni3
Hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan sistolik dan tekanan diastolik
mengalami kenaikan yang melebihi batas normal yaitu tekanan sistolik diatas
140mmHg dan tekanan diastolik diatas 90mmHg
Tujuan penulis karya tulis ilmiah ini guna menjelaskan pemberian terapi pijat
refleksi kaki. Asuhan keperawatan pada Ny.S umur 51 tahun, dilakukan di
Bangsal Mawar 2 RSUD Karanganyar pada tanggal 20 Februari 2020-22 Februari
2020. Pada pasien ketidakefektifan perfusi jaringan perifer akibat gangguan
kardiovaskular hipertensi.
Diagnosis keperawatan yang muncul adalah ketidakefektifan perfusi jaringan
perifer berhubungan dengan hipertensi, defisiensi pengetahuan berhubungan
dengan kurang sumber pengetahuan dan ansietas berhubungan dengan stressor.
Tindakan keperawatan yang penulis lakukan selama 3 hari. Evaluasi diagnosa
keperawatan yang ditegakkan ada 3 diagnosa yang sudah teratasi yaitu,
ketidakefektifan perfusi jaringan perifer berhubungan dengan hipertensi,
defisiensi pengetahuan berhubungan dengan kurang sumber pengetahuan dan
ansietas berhubungan dengan stressor. Setelah dilakukan tindakan mandiri
keperawatan pemberian terapi pijat refleksi kaki selama 3 hari efektif menurunkan
tekanan darah. Di harapkan dengan adanya karya tulis ilmiah ini dapat di jadikan
panduan dalam pendokumentasian dan studi kasus selanjutnya.
Kata kunci: ketidakefektifan perfusi jaringan perifer, tekanan darah, terapi pijat
refleksi kaki
1Mahasiswa Stikes Mamba’ul ‘Ulum Surakarta
2Dosen Stikes Mamba’ul ‘Ulum Surakarta (Pembimbing Pendamping)
3Dosen Stikes Mamba’ul ‘Ulum Surakarta (PembimbingUtama)
Tidak tersedia versi lain