Text
ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN DAN PENGGUNAAN KAYU MANIS SEBAGAI IMMUNOMODULATOR PADA MASYARAKAT DESA KIRINGAN KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2022
ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN DAN PENGGUNAAN KAYU MANIS SEBAGAI IMMUNOMODULATOR PADA MASYARAKAT
DESA KIRINGAN KABUPATEN BOYOLALI
TAHUN 2022
Chairunnisa Yulia Pristi
Program Studi S1 Farmasi, STIKES Mamba’ul ‘Ulum Surakarta
INTISARI
Virus corona (Covid-19) merupakan keluarga besar virus yang dapat menyebabkan infeksi pada saluran pernapasan, mulai dari flu biasa hingga penyakit yang serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Sindrom Pernapasan Akut Berat/ Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Salah satu cara yang penting dilakukan adalah menjaga daya tahan tubuh, Immunomodulator yaitu zat yang tidak hanya langsung bekerja untuk mengobati penyakitnya, namun juga bekerja ke dalam pengaturan imunitas (Block et al., 2003). Kayu manis mengandung cinnamaldehyde, minyak atsiri, tannin, dan flavonoid yang bersifat immunomodulator.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan penggunaan kayu manis oleh warga desa Kiringan, Boyolali yang dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2022. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif bersifat observasional dengan pendekatan cross sectional didukung dengan data yang diperoleh dari pengisian kuesioner oleh responden. Analisis menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi α=0,05. Jika p value
Tidak tersedia versi lain